Berita Terbaru :

Rapat Komisi Teologi KWI

Sejak hari Minggu (22/7), para romo dan suster sudah mulai berdatangan ke Alamanda Retreat, satu per satu tidak bersamaan. Ini mengingat para Romo tak hanya berasal dari Jakarta saja, tetapi ada yang datang dari Malang, Jayapura, Merauke, Yogyakarta, Pontianak..

Rapimnas KKMK Nasional 2011

Foto bersama para peserta Rapimnas KKMK, bersama Uskup Manago, Mgr, J. Suwatan, MSC sebelum peserta pulang kembali ke daerahnya...

Waliota Tomohon Buka Literasi Media Penguatan Publik

Menkominfo bidang Penguatan Publik untuk kegiatan Forum Pengembangan Literasi Media sebagai Penguatan Publik yang dihadiri oleh 150 peserta.

Trend Outdoor Wedding, Makin Ramai

Daya tampung Chapel ini bisa mencapai 150 orang. Pemberkatan pernikahan anda di sini semakin meriah penuh syukur karena disaksikan oleh keluarga, saudara dan handai taulan serta tamu undangan.

Mengenal Lebih Dekat Alamanda Retreat

Alamanda Retreat dibangun dengan konsep ramah lingkungan. Bentuk bangunan berupa rumah panggung kayu khas Minahasa. Lingkungan alam di sekitar Alamanda Retreat masih hutan pepohonan khas Sulawesi.

Selasa, 31 Mei 2011

Kunjungan Para Pastor

Para Pastor Dekenat Tangerang foto bersama di depan Gua Maria Mahawu
Foto Bersama Owner Bp. Ronald Korompis dan Ibu Mary
Dekenat Tangerang KAJ: 
Dari 25 - hingga 28 April 2011, sebanyak 25 Pastor yang bertugas di paroki-paroki Dekenat Tangerang mengunjungi tempat ziarah Jalan Salib Mahawu atau Bukit Doa Tomohon. Kedatangan para pastor ini yang dikoordinir oleh Pst. Yus Noron Pr, sempat mengadakan Jalan Salib dan kemudian foto bersama di Gua Maria Sanctissima Mahawu. Kedatangan para pastor dalam rangka membangun persaudaraan setelah berlelah menjalani tugasnya selama Pekan Suci. Selama 4 hari, rombongan mngunjungi tempat-tempat wisata yang ada di Minahasa, Tomohon dan Manado. Selama berada di Minahasa, para pastor menginap di Wisma Lokon.

Rayon Klaten Barat Utara:
Pastor-pastor KAS rayon Klaten Barut ini datang dari tanggal 23- 27 Mei 2011. Tempat menginap para pastor di Alamanda Retreat yang sejuk dan dingin di malam hari. Selain mengadakan ibadah Jalan Salib, para pastor juga mengadakan Misa di Chapel Mahawu dipimpin oleh Romo Agus Purwadi Pr. Jumlah rombongan ada 14 orang terdiri dari 1 frater dan 13 imam. Selain mengunjungi obyek-obyek wisata di Minahasa, Tomohon, Bitung dan Bunaken, mencicipi kuliner khas minahasa juga diagendakan.


Pastor-pastor SVD:
7 Pastor SVD yang diketuai oleh Pst Halim SVD menyempatkan diri datang ke tempat ziarah Bukit Doa Tomohon. Rupanya kedatangan para pastor ini dalam rangka mendampingi retret Tulang Rusuk yang diselenggarakan komunitas Tulang Rusuk Manado. Setelah berkunjung di Bukit Doa, rombongan melanjutkan ke Danau Linow.

Kamis, 19 Mei 2011

Peziarah Mei dari Jakarta

Pastor Frans Pitoy memimpin Misa di Gua Mahawu
Romb Ibu Helen Jakarta bersama Pastor OFM

Di depan Gua Maria Sancttissima Mahawu

Sabtu, 23 April 2011

Walikota Tomohon, Jimmy Eman Buka Literasi Media di Alamanda



Tomohon, 20 April 2011- Alamanda Retreat dipakai oleh Menkominfo bidang Penguatan Publik untuk kegiatan Forum Pengembangan Literasi Media sebagai Penguatan Publik yang dihadiri oleh 150 peserta dari SKPD Pemkot Tomohon dan tokoh-tokoh Pemuka Masyarakat, Pemuka Agama, LSM dan insan press. 

Sebelum membuka resmi Forum tersebut, Walikota Jimmy Eman mengatakan bahwa “Harus ada sinergi antara pemerintah dengan pers. Sebab itu, dengan adanya forum ini diketahui bagaimana peran media dalam kehidupan bermasyarakat,”. Beliau juga menegaskan, "Peran media mulai bergeser dari kode etik dan idealisme, karena tak lagi menyajikan berita yang berpihak kepada masyarakat. Jauh dari unsur edukatif,". Karena itu, pers jangan hanya profit oriented dalam menjalankan industri medianya.

Sabtu, 26 Maret 2011

Rekoleksi Karyawan RS Gunung Maria Tomohon

Tomohon, 26 Maret 2011 - Rekoleksi Karyawan Rumah Sakit Gunung Maria di Alamanda retreat dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap I diikuti oleh 90 peserta dan pelaksanaannya pada Sabtu, 19 Maret 2011. Sedangkan tahap II dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 26 Maret 2011. Peserta yang mengikuti tahap ke dua berjumlah 105 orang. 

Kegiatan rekoleksi ini dalam rangka menjelang Paskah atau sering disebut dengan Prapaska. Renungan-renungan dipimpin oleh seorang Pastor. Setelah acara renungan diadakan Pengankuan Dosa. Acara ditutup sesudah makan siang.

Jumat, 11 Maret 2011

Gilgal Leaders Gathering

Tomohon - Alamanda Retreat kembali menjadi tempat gathering yang cocok bagi siapa saja. Sejak Kamis (10/3) Gilgal Ministries Manado menyelenggarakan kegiatan yang berjudul Gilgal Leaders Gathering bagi para jemaatnya. I CARE adalah tema yang dipilih. "Dunia ini membutuhkan pemimpin yang berkualitas. GBI Gilgal menjadi jawaban dan berkat bagi dunia ini. Saudara adalah orangnya!", kalimat ini bisa dibaca dalam kertas panduan yang dibagikan kepada para peserta.


Sabtu, 26 Februari 2011

Rekoleksi Umat Paroki Tuminting, Manado

Tomohon - Pst Leo Sugiyono, MSC dibantu oleh Suster mengadakan rekoleksi bagi Para Ketua dan Seksi Liturgi Wilayah Rohani, Se-Paroki Ratu Rosari Suci Tuminting di Bukit Doa Mahawu pagi hari Sabtu, 26 Februari 2011. Tema Rekoleksi "Membangun Paroki Melalui Liturgi". Pukul 09.00, 75 umat paroki Tuminting sudah tiba di pintu masuk jalan Salib dengan menggunakan bis dan kendaraan kecil. Tidak lama kemudian, seksi liturgi memimpin rombongan untuk memulai Ibadat Jalan Salib dengan menggunakan doa jalan salib dari buku Puji Syukur.

Di depan Gua Maria, rombongan mengadakan doa bersama. Setelah itu, menuju ke tempat rekoleksi di ruang serba guna di depan ampiteater. Pastor di bantu oleh Suster sudah siap membawakan renungan dengan menggunakan LCD.

Sebelum makan siang, direncanakan mengadakan Misa Penutupan di Chapel Mahawu.

XL CANVASSER GATHERING SULAWESI 2

Display Hadiah untuk para pemenang
Lokasi Gathering
Tomohon - Udara yang sejuk dingin dan suasana alam yang bernuansa hutan menjadi pilihan para tamu yang menginap di Alamanda Retreat. "Kondisi lingkungan alam dan penginapan yang ramah lingkungan, itulah pilihan kami untuk mengadakan gathering XL regio Sulawesi 2", kata Bapak Oscar, OP events Manado. Jumlah peserta XL Canvasser Gathering Sulawei 2, kali ini ada 45 orang dari berbagai daerah, dan sudah termasuk dari GM XL  Jakarta.

Para peserta Gathering sudah disiapkan dengan berbagai macam acara dan kegiatan outdoor. Intinya agar para peserta memiliki semangat dan termotivasi untuk mengembangkan perusahaan. Oleh karena itu, sudah layaknya memberikan penghargaan bagi para peserta yang aktif dan memiliki motivasi kuat untuk memajukan perusahaan. "Kami sudah menyiapkan hadiah berupa uang tunai sejumlah, 10 juta, 6 juta dan 3 juta, bagi kelompok yang aktif dan terbaik" kata Pak Oscar.

Malam "Performance Art" di Amphitheatre

Selasa, 22 Februari 2011

FORKOM I NETRE KTI TELKOM

Berpose di jalan setapak menuju Bukit Doa

Tomohon - 22 Februari 2010 - Telkom Manado menjadi tuan rumah gathering Telkom se Indonesia Timur. Sebagai tuan rumah Telkom Manado, para peserta diajak mengunjungi tempat-tempat wisata di Tomohon dan sekitarnya. Hari ini mengunjungi tempat wisata rohani Jalan Salib Mahawu di Tomohon. Bahkan tidak hanya berkunjung, namun diadakan acara Forkom "kebersamaan" di Gazebo Moyaporong sambil mendendangkan lagu dan snack ringan. Acara kebersamaan Telkom se Indonesia Timur makin meriah ketika ada beberapa diberi kesempatan untuk menyanyi  dengan diiringi musik.

Ada sejumlah 75 orang Bapak-Ibu serta beberapa anak ikut dalam rombongan mereka. Di Moyaporong Gasebo diadakan pengarahan dan sambutan. GM Telkom Indonesia bagian Timur memberikan sambutan yang intinya adalah menyikapi tantangan dari 11 operator GSM/CDMA yang ada di Indonesia dengan semangat "berawal dari akhir". Oleh karena itu, perwakilan dari Jayapura, Sorong, Kupang, Maluku, Makasar dan lainnya harus berjuang terus untuk memajukan telkom.Logo Flexi, Speedy dan Yes TV yang dipasang pada banner rombongan menunjukkan bahwa produk Telkom sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Kemudian, rombongan meninggalkan arena Moyaporong menuju ke Tondano dan kemudian mengunjungi danau berwarna, Danau Linow di Lahendong.

Kamis, 17 Februari 2011

Suasana Hari Libur Maulid (15/2) di Bukit Doa Mahawu

Parkir Mobil di depan Alamanda

Pengunjung Beribadat di bawah pohon

Di bawah pohon pun, bisa untuk beribadat

Pinggir Jalan terpaksa untuk Parkir
Macet

 Pengunjung Datang dari arah Jalan Salib

Kemiri Mini Shop

Senin, 14 Februari 2011

Peziarah dari Paroki St. Paulus Depok, Bogor, Jawa Barat


Tomohon, 13 Februari 2011 - Ketenaran tempat Ziarah Jalan Salib Mahawu atau Bukit Doa Mahawu di Tomohon sebagai tujuan wisata rohani kembali terbukti dengan kedatangan para peziarah dari Jakarta, Surabaya, Malang dan beberapa turis dari manacanegara hari Minggu kemarin. Berbeda dengan yang lain, rombongan Pastor Taucen Hotlan Girsang, OFM dari Paroki Santo Paulus, Depok tiba pada hari Sabtu sore dan menginap di Alamanda Retreat. Berbagai kegiatan dilakukan sebelumnya karena Pastor mengajak umatnya datang ke Jalan Salib Mahawu ini untuk berdoa dan rekoleksi.
Setibanya di Alamanda mereka langsung check-in dan kemudian makan malam pada jam 6 malam. Sesudah itu diadakan renungan malam. Di saat makan malam, beberapa perserta berkomentar tentang Rumah Retreat Alamanda yang baru pertama kali datang untuk menginap dan mengadakan kegiatan rohani. Kekaguman pada suasana alam dan bangunan yang ramah lingkungan terdengar di antara peserta. Alam pepohonan yang rindang menyejukan para peserta dari kepenatan perjalanan jauh dari Jakarta-Manado-Tomohon.

Keesokan harinya sekitar jam 7 pagi sesudah sarapan. Kegiatan rohani dilanjutkan dengan doa Ibadat Jalan Salib. Rombongan kemudian turun ke bawah menuju pintu masuk sebelah Selatan karena jalan salib lokasi di situ. Ada 24 peserta sudah termasuk Pastor dan Bruder OFM mengikuti jalan salib dengan hikmatnya. Dengan menggunakan buku "Doa Jalan Salib Mahawu" yang dicetak dengan full colour dan dihiasi foto-foto indah kompleks JSM, peserta tampak mengikuti jalan salib dengan serius. Mengenang kembali perjalanan penderitaan Yesus yang memanggul salib hingga gunung Golgota, merupakan buah rohani tersendiri. Apalagi rute perhentian demi perhentian sedikit menanjak sehingga mengingatkan perjalanan Yesus yang berak menuju Golgota.

Setelah jalan salib, Pastor Coen mengajak berdoa bersama sambil berlutut di Gua Maria Sanctissima Mahawu. Kendati cuaca agak mendung dan sedikit gerimis, doa tetap jalan. Bahkan Pastor memberi berkat perutusan kepada para peserta. Setelah selesai berdoa, para peserta menuju ke amphiteater. Bentuk bangunan ini mirip "colloseum" jaman romawi sehingga sangat sayang dilewatkan begitu saja. Karena itu, peserta mengambil foto bersama di amphiteater ini. Demikian juga di Chapel Bunda Maria. Keunikan kapel yang mirip kapal nabi Nuh terbalik menjadi incaran untuk berfoto bersama. Tidak hanya itu, Pastor mengajak umatnya untuk berdoa dalam kapel. Mohon agar Tuhan senantiasa memberikan berkah keselamatan dan kebahagiaan bagi kita semua melalui doa Santo Fransiskus Asisi yang dibawakan oleh Bruder.

Setelah berziarah di Bukit Doa Mahawu, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Susteran Karmel dan tempat wisata lainnya di Minahasa. Selanjutnya rombongan menuju ke Manado.

Setelah rombongan Paroki Depok meninggalkan tempat ziarah, datang rombongan dari Paroki Matraman Jakarta. Saat itu, cuaca kurang baik karena hujan dan kabut sempat turun tidak lama. Namun kekhusukan berdoa tampak tidak berpengaruh kendati cuaca saat itu tidak bersahabat. (tn)