Berita Terbaru :

Rapat Komisi Teologi KWI

Sejak hari Minggu (22/7), para romo dan suster sudah mulai berdatangan ke Alamanda Retreat, satu per satu tidak bersamaan. Ini mengingat para Romo tak hanya berasal dari Jakarta saja, tetapi ada yang datang dari Malang, Jayapura, Merauke, Yogyakarta, Pontianak..

Rapimnas KKMK Nasional 2011

Foto bersama para peserta Rapimnas KKMK, bersama Uskup Manago, Mgr, J. Suwatan, MSC sebelum peserta pulang kembali ke daerahnya...

Waliota Tomohon Buka Literasi Media Penguatan Publik

Menkominfo bidang Penguatan Publik untuk kegiatan Forum Pengembangan Literasi Media sebagai Penguatan Publik yang dihadiri oleh 150 peserta.

Trend Outdoor Wedding, Makin Ramai

Daya tampung Chapel ini bisa mencapai 150 orang. Pemberkatan pernikahan anda di sini semakin meriah penuh syukur karena disaksikan oleh keluarga, saudara dan handai taulan serta tamu undangan.

Mengenal Lebih Dekat Alamanda Retreat

Alamanda Retreat dibangun dengan konsep ramah lingkungan. Bentuk bangunan berupa rumah panggung kayu khas Minahasa. Lingkungan alam di sekitar Alamanda Retreat masih hutan pepohonan khas Sulawesi.

Tampilkan postingan dengan label Visitor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Visitor. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Agustus 2011

Kunjungan Pastor dari Italia

Pastor Piet Tinangon Pr, Vikjend Keuskupan Manado bersama pastor Italia dan Fransiskan Medan

Selasa, 25 Januari 2011

Mahawupilgrim direkam oleh TV Perancis dan INTERFIDEI


Tomohon, 25 Januari 2011, pukul 09.25.  "Kehidupan beragama di Sulut memang kondusif." Pernyataan ini diakui oleh Ibu Elga Sarapung, tokoh Interfidei, Yogyakarta yang berasal dari Sarapung, Tondano, Minahasa saat mengantar 3 Crew TV dari Gereja Protestan Perancis dan satu Ibu asal Korea .

Rombongan Crew TV Perancis datang untuk merekam Mahawupilgrim atau lebih dikenal dengan Bukit Doa Mahawu. Mereka mulai mengambil gambar di belakang Chapel Mother of Mary dengan panorama kota Tomohon dan Gunung Lokon yang sedang mengeluarkan asap putih vulkaniknya. Salah satu crew juga berkeliling mulai dari Ampiteater, Gua Maria, Makam Yesus, Taman Pieta sampai Yesus disalibkan. Dengan kamera pocketnya, semua obyek itu difoto dari berbagai sudut. Tampak begitu semangat.

Dari penuturan Ibu Elga, mereka sedang membuat film tentang bagaimana kiprah Ibu Elga dalam kancah Interfidei, kerukunan umat beragama di Indonesia. Perjalanan selanjutnya menuju ke Univeristas Kristen Tomohon, dan esok harinya ke Tobelo, Maluku. Setelah mengambil foto dan menshooting lokasi, berfoto bersama di depan Chapel. "Tempat yang sangat indah....", kata salah satu dari mereka yang membawa kamera video dengan tripodnya.

Kamis, 11 November 2010

Ziarah Romo-romo UNIO Keuskupan Surabaya

Unio Keuskupan Surabaya I
Tomohon - Kamis, tanggal 11 Nopember 2010, pukul 08.00 wita sebuah bus pariwisata warna biru merapat di pintu masuk Jalan Salib Mahawu, Tomohon. Para penumpang satu per satu turun dari bis. Setelah mengisi buku tamu di security, tampak rombongan mulai berjalan untuk memapak "via dolorosa" Mahawu. Tercatat dalam buku tamu rombongan para romo ini menggunakan nama "Maengket Tours" Manado dan sekedar memberi derma partisipasi yang sudah menjadi kebiasaan setiap pengunjung JSM
Ekaristi di Chapel of Mother Mary

Rombongan para Romo Unio Keuskupan berjalan menuju ke bukit atas melalui jalur jalan salib dan melewati setiap perhentian yang patung-atungnya berukuran setinggi manusia dan diletakkan di tengah jalan. Jalur "jalan salib" ini berujung pada makam kosong Yesus dan kemudian di sambung di depan Gua Maria yang diberkati oleh Duta Vatikan untuk Indonesia. Di depan gua Maria, para romo berhenti sejenak untuk berdoa. Setelah itu, menuju ke Chapel of Mother Mary untuk merayakan Ekaristi. 

Unio Surabaya II, di Moyaporong Cafe
Perjalanan rohani para romo Unio Surabaya di JSM dilanjutkan menuju ke Gasebo.oubound. Gasebo ini memiliki view yang bagus karena dari tempat duduk pengunjung  bisa melihat langsung Gunung Lokon yang oleh BMG dikategorikan gunung vulkanik dalam status waspada. Meski demikian, para romo begitu menikmati pemandangan dan makanan camilan yang sudah disiapkan, Yaitu makan pisang dan ubi goreng dengan dicocol sambel rowa. Kenikmatan ini didukung dengan suasana alam dan cuaca yang sejuk karena persis di bawah kaki Gunung Mahawu.

Foto di depan Gua Maria Mahawu

Uino Surbaya II, di depan Chapel
Dari penuturan Romo Gas Andri Cahyono, Pr, Romo Paroki Kediri, dikatakan bahwa ini rombongan pertama. Tidak lama lagi ada rombongan Romo-romo Unio Surabaya gelombang kedua. Perjalan rohani para Romo akan dilajutkan ke Bunaken dan Studio Trans di Makasar kemudian kembali ke Surabaya. Dalam pembicaraan itu, JSM menawarkan Rumah Retreat Alamanda untuk dipakai tempat menginap. JSM sangat senang kalau para romo berkenan memakai rumah Retreat Alamanda. Berkah para romo senantiasa kami tunggu, seperti komplek JSM seluas lebih 39 ha ini dibangun karena Tuhan sudah memberikan berkah bagi keluarga Korompis Wewengkang. Berkah yang sudah diterima itu kemudian dijadikan berkah dengan membangun Jalan Salib Suci Mahawu sebagai tempat doa dan wisata rohani bagi banyak orang. Berbagi berkah dan menjadi berkah bagi orang lain, itulah yang dicita-citakan keluarga Korompis Wewengkang.